home · article
Taiwan Hong Yu No. 18
Táichá 18 hào hóngyù · 臺茶18號紅玉
Hong Yu — “Giok Merah” — adalah teh merah Taiwan yang unik, tidak ada duanya di dunia. Diciptakan melalui persilangan antara teh daun besar Burma dan teh gunung liar Taiwan, kultivar ini menghadirkan teh merah dengan tanda aroma yang khas: aroma alami kayu manis dan mint segar, yang tidak ditemukan pada teh lain mana…
Hong Yu — “Giok Merah” — adalah teh merah Taiwan yang unik, tidak ada duanya di dunia. Diciptakan melalui persilangan antara teh daun besar Burma dan teh gunung liar Taiwan, kultivar ini menghadirkan teh merah dengan tanda aroma yang khas: aroma alami kayu manis dan mint segar, yang tidak ditemukan pada teh lain mana pun di planet ini. Hong Yu merupakan kebanggaan pemuliaan teh Taiwan, puncak dari upaya ilmiah setengah abad, dan lambang utama teh merah Danau Matahari dan Bulan.
1. Klasifikasi dan Asal:
- Tipe: Teh merah (紅茶, hóngchá), difermentasi penuh (teroksidasi). Menurut klasifikasi Eropa — teh hitam (black tea).
- Kategori: Teh merah Taiwan. Merupakan produk andalan daerah Danau Matahari dan Bulan (日月潭, Rìyuètán). Juga dikenal di pasar internasional sebagai Sun Moon Lake Black Tea dan Formosa Assam.
- Asal: Taiwan (台灣, Táiwān), Kabupaten Nantou (南投縣, Nántóu Xiàn), Kecamatan Yuchi (魚池鄉, Yúchí Xiāng), kawasan Danau Matahari dan Bulan (日月潭). Juga ditanam di Kabupaten Hualien (花蓮縣, Huālián Xiàn), Taitung (台東縣, Táidōng Xiàn) dan Pingtung (屏東縣, Píngdōng Xiàn), tetapi yang paling bernilai adalah teh dari daerah Yuchi.
- Koordinat geografis: Sekitar 23°51′ LU, 120°54′ BT (Danau Matahari dan Bulan).
2. Sejarah dan Makna Budaya:
- Sejarah:
Sejarah teh merah di Taiwan tak terpisahkan dari masa kolonial Jepang (1895–1945). Pada awal abad ke-20, pemerintah kolonial Jepang, berupaya menciptakan alternatif bagi teh India dan Ceylon, mulai mengintroduksi secara sistematis varietas Assam berdaun besar (Camellia sinensis var. assamica) dari India ke Taiwan. Daerah Danau Matahari dan Bulan dengan iklim subtropis, tanah subur, dan ketinggian sekitar 750 m ditentukan sebagai zona optimal.
Pada tahun 1925, Jepang mendirikan Stasiun Penelitian Perbaikan Teh (茶業改良場魚池分場, Cháyè Gǎiliáng Chǎng Yúchí Fēnchǎng), yang kemudian menjadi Cabang Penelitian Yuchi di Institut Perbaikan Teh dan Tanaman Minuman Taiwan (茶及飲料作物改良場, Chá jí Yǐnliào Zuòwù Gǎiliáng Chǎng, TBRS). Stasiun ini menjadi tempat lahirnya pemuliaan teh merah Taiwan.
Sudah sejak era Jepang dimulai persilangan antara varietas Assam India dan teh gunung liar lokal Taiwan (Camellia formosensis). Namun, program pemuliaan yang utuh membutuhkan waktu puluhan tahun. Tanaman induk betina adalah varietas daun besar Burma B-729 (緬甸大葉種), sedangkan tanaman jantan adalah teh gunung liar Taiwan B-607 (台灣野生山茶). Hasil persilangannya adalah hibrida yang menggabungkan produktivitas dan ukuran daun leluhur Assam dengan sifat aromatik unik serta ketahanan teh liar Taiwan.
Pada tahun 1999 (tahun ke-88 Republik), hibrida tersebut secara resmi didaftarkan dan diberi nama Tai Cha No. 18 (台茶18號, Tái Chá Shíbā Hào), serta nama puitis Hong Yu (紅玉, Hóng Yù — “Giok Merah”). Dari gagasan hingga pendaftaran resmi memakan waktu lebih dari 50 tahun — rekor waktu pemuliaan.
Sejak awal tahun 2000-an, Hong Yu dengan cepat menguasai pasar domestik Taiwan, kemudian meraih pengakuan internasional. Profil aromatiknya yang unik (kayu manis + mint) menciptakan sensasi di dunia teh. Pada tahun 2010-an, Hong Yu menjadi salah satu teh Taiwan yang paling dikenal di pameran internasional, terutama di Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat.
-
Nama:
- Hong Yu (紅玉) — “Giok Merah”. Nama ini melambangkan dua kualitas: “merah” (紅) — warna seduhannya, dan “giok” (玉) — keindahan dan kemurnian.
- Tai Cha No. 18 (台茶18號) — nomor pemuliaan resmi yang diberikan oleh Institut Perbaikan Teh Taiwan. Nomor ini berarti bahwa ini adalah kultivar ke-18 yang didaftarkan secara resmi oleh institut tersebut.
- Formosa Assam — nama ekspor historis yang menunjukkan “Pulau Indah” (Formosa — nama Portugis untuk Taiwan) dan asal bahan baku Assam. Nama ini semakin jarang digunakan, karena Hong Yu bukanlah varietas Assam murni, melainkan hibrida.
-
Makna Budaya:
Hong Yu adalah teh lambang: lambang visi ilmiah (setengah abad dari ide hingga hasil), lambang identitas Taiwan (perpaduan materi genetik India yang diperkenalkan dengan materi asli Taiwan), serta lambang kawasan Danau Matahari dan Bulan, yang ekonominya dan daya tarik wisatanya sangat ditentukan oleh teh ini. Danau Matahari dan Bulan adalah danau alami terbesar di Taiwan dan salah satu tujuan wisata utama pulau ini; perkebunan teh Hong Yu di tepiannya telah menjadi bagian dari lanskap budaya.
3. Deskripsi Botani dan Bahan Baku:
-
Varietas / Kultivar: Tai Cha No. 18 (台茶18號) — hibrida dari teh daun besar Burma (B-729, Camellia sinensis var. assamica) dan teh gunung liar Taiwan (B-607, Camellia formosensis). Karakteristik botani (menurut TBRS):
- Habitus: Pohon tegak (直立型喬木, zhílì xíng qiáomù), tipe daun besar.
- Daun: Elips, besar, daun dewasa berwarna hijau tua dengan kilau ungu yang khas.
- Tunas: Hijau-kuning pucat, bulu jarang (茸毛稀), bulu putih hampir tidak ada — ini membedakan Hong Yu dari banyak teh merah daun besar lainnya.
- Tipe pematangan: Genjah (早生種, zǎo shēng zhǒng).
- Ketahanan: Sedang-tinggi terhadap penyakit dan hama; ketahanan kekeringan tinggi (抗旱性強) — warisan dari teh liar Taiwan sebagai induk jantan.
- Adaptasi: Terbaik di zona Yuchi (600–800 m), tetapi juga beradaptasi pada ketinggian yang lebih rendah.
-
Kultivar lain untuk teh merah Danau Matahari dan Bulan:
- Tai Cha No. 8 (台茶8號): Dikembangkan dari varietas Assam asal Jaipur (India). Menghasilkan profil “Assam” yang lebih klasik dengan aroma malt dan rempah, tanpa aroma mint-kayu manis yang menonjol.
- Tai Cha No. 21 (台茶21號, «Hong Yun», 紅韻): Hibrida yang lebih baru (2008), memiliki aroma bunga jeruk dan mawar.
- Teh gunung liar Taiwan (台灣山茶, Táiwān Shānchá): Jarang digunakan dalam bentuk murni; menghasilkan profil yang menarik namun kurang terduga.
-
Panen: Sepanjang tahun di iklim subtropis Yuchi, tetapi bahan baku terbaik adalah panen musim panas (夏茶), yang tidak biasa: bagi kebanyakan teh, musim panas adalah musim dengan kualitas terendah, tetapi varietas Assam berdaun besar justru mengakumulasi zat aromatik maksimum pada bulan-bulan panas.
-
Standar petik: Satu tunas dan dua-tiga daun pucuk (一芽二、三葉). Petik tangan untuk kategori premium.
4. Terroir dan Keunikan Budidaya:
- Danau Matahari dan Bulan (日月潭): Danau alami terbesar di Taiwan, terletak di bagian tengah pegunungan pulau pada ketinggian 748 m di atas permukaan laut. Nama itu mencerminkan bentuk danau: bagian utara menyerupai matahari (日), bagian selatan menyerupai bulan sabit (月). Massa air danau menciptakan iklim mikro yang unik, melembutkan fluktuasi suhu harian dan musiman serta menjamin kelembapan yang stabil.
- Ketinggian tumbuh: Perkebunan utama Hong Yu terletak di ketinggian 600–800 m dpl. Ini lebih rendah daripada oolong pegunungan tinggi (1000+ m), tetapi lebih tinggi daripada kebanyakan teh merah dataran rendah di dunia.
- Tanah: Tanah merah (紅壤), berdrainase baik, kaya bahan organik dan mineral. Asal vulkanik tanah menghasilkan profil mineral yang khas.
- Iklim: Monsun subtropis dengan unsur pegunungan. Suhu tahunan rata-rata 20–22°C. Curah hujan melimpah — lebih dari 2500 mm per tahun — yang jauh di atas rata-rata Taiwan. Kelembapan tinggi, sering berkabut dan embun pagi. Kondisi ini ideal bagi varietas Assam berdaun besar yang membutuhkan panas dan kelembapan.
- Keunikan terroir: Kombinasi ketinggian sedang, kelembapan, dan panas menciptakan kondisi bagi akumulasi intensif zat aromatik dalam daun. Terroir Yuchi dianggap sebagai faktor penentu terbentuknya aroma mint-kayu manis khas Hong Yu — di daerah lain, kultivar yang sama memberikan profil aromatik yang kurang menonjol.
5. Teknologi Produksi:
Produksi Hong Yu mengikuti teknologi klasik teh merah dengan pelayuan panjang yang khas tradisi Taiwan.
- Pemetikan (採摘, cǎi zhāi): Petik tangan untuk kategori premium; mekanis untuk massal.
- Pelayuan (萎凋, wěi diāo): Salah satu tahap terlama — 18–24 jam atau lebih. Dimulai dengan pelayuan sinar matahari (日光萎凋) dan dilanjutkan di dalam ruangan (室內萎凋). Pelayuan panjang memulai proses biokimia yang membentuk prekursor aroma yang bertanggung jawab atas profil kayu manis-mint. Kehilangan kelembapan — hingga 60–70%.
- Penggulungan (揉捻, róu niǎn): Secara manual atau dengan roller. Bahan baku daun besar Hong Yu menghasilkan pilinan memanjang (條狀, tiáo zhuàng) — berbeda dari pilinan setengah bulat oolong dan Alishan Hong Cha. Penggulungan menghancurkan struktur sel, membebaskan enzim dan cairan sel.
- Fermentasi / Oksidasi (發酵, fā jiào): Oksidasi penuh pada suhu 22–28°C dan kelembapan 90–95%. Durasi — 3–5 jam. Pada tahap inilah aroma kayu manis-mint terbentuk secara final: oksidasi terpenoid spesifik yang diwarisi dari teh liar Taiwan menghasilkan aroma mentol dan kayu manis yang unik.
- Pengeringan (烘乾, hōng gān): Dua tahap: suhu tinggi untuk menghentikan fermentasi dan suhu rendah untuk pengeringan akhir dan fiksasi aroma. Kelembapan akhir — tidak lebih dari 5%.
- Sortasi (分級, fēnjí): Berdasarkan ukuran, kualitas, dan penampilan.
6. Karakteristik Organoleptik:
- Penampilan daun kering: Pilinan panjang sedang, tergulung rapat, sedikit melengkung. Warna — cokelat tua hingga hitam dengan kilau ungu yang khas (墨黑泛紫光, mò hēi fàn zǐ guāng) — ciri khas Hong Yu. Bulu minimal (berbeda dengan Dian Hong atau Ying Hong No. 9). Daun rata, seragam.
- Aroma daun kering: Cerah, kompleks, langsung dikenali. Nada utama: kayu manis alami (肉桂香, ròuguì xiāng) dan mint/mentol segar (薄荷香, bòhé xiāng). Nada-nada ini bukan hasil aromatisasi — mereka terprogram secara genetik dalam kultivar dan diperkuat oleh terroir Yuchi. Nuansa tambahan: madu, karamel, buah kering, sedikit kayu.
- Aroma seduhan: Intens, berlapis. Lapisan pertama — kayu manis dan mint, menciptakan sensasi “kehangatan segar” — kombinasi paradoks yang tidak ada pada teh lain. Lapisan kedua — aroma buah (plum, aprikot), madu, karamel. Nuansa latar — kayu, vanila.
- Rasa: Penuh, kaya, dengan astringensi yang nyata (收斂性, shōuliǎn xìng), yang dengan cepat melunak dan berubah menjadi aftertaste manis yang panjang (回甘). Tubuh padat, tekstur seperti sutra tebal. Berbeda dengan Alishan Hong Cha yang lembut, Hong Yu memiliki “kerangka” yang terasa — struktur dan kekuatan yang diwarisi dari leluhur Assam. Nada kayu manis dan mint juga hadir dalam rasa, dilengkapi dengan malt, cokelat hitam, dan lada manis.
- Warna seduhan: Merah keemasan, cerah dan jernih (金紅鮮明, jīn hóng xiānmíng). Transparan, dengan kilau yang jelas.
- Ampas teh (daun terseduh): Daun utuh besar, berwarna cokelat kemerahan dengan semburat ungu. Elastis, kenyal, terfermentasi merata. Daun jauh lebih besar daripada teh merah berdaun kecil.
7. Komposisi Kimia:
Sifat hibrida Hong Yu menentukan profil biokimia uniknya yang menggabungkan ciri-ciri teh Assam dan teh gunung Taiwan.
- Polifenol (茶多酚): Kandungan tinggi pada daun segar (warisan induk Assam berdaun besar). Pada teh jadi, katekin teroksidasi menjadi teaflavin dan tearubigin, yang membentuk warna, astringensi, dan struktur rasa. Kandungan polifenol memberikan “kekuatan” (收斂性) yang jelas.
- Asam amino (氨基酸): Kandungan sedang. Keseimbangan polifenol/asam amino bergeser ke arah polifenol (berbeda dengan Alishan Hong Cha pegunungan tinggi), yang menjelaskan karakter rasa yang lebih kuat dan terstruktur.
- Alkaloid: Kandungan kafein — sedang-tinggi (khas untuk varietas daun besar). Teobromin dan teofilin — dalam jumlah standar untuk teh merah.
- Minyak atsiri dan senyawa aromatik: Keunikan utama Hong Yu. Aroma kayu manis disebabkan oleh tingginya kandungan sinamaldehida (sinamaldehida) dan senyawa terkait; aroma mint disebabkan oleh mentol dan menton. Zat-zat ini terutama diwarisi dari teh gunung liar Taiwan (B-607) dan merupakan ciri genetik unik yang tidak ditemukan pada kultivar Camellia sinensis lainnya. Juga terdapat linalool, geraniol, nerolidol.
- Vitamin: C (berkurang signifikan setelah fermentasi penuh), kelompok B, E, K.
- Mineral: Kalium, kalsium, magnesium, mangan, besi, fluor.
- Gula terlarut: Kandungan sedang; memberikan dasar kemanisan alami yang melengkapi struktur astringen.
8. Khasiat Bermanfaat:
- Efek tonik: Kandungan kafein sedang-tinggi memberikan semangat dan peningkatan konsentrasi yang nyata.
- Perlindungan antioksidan: Kandungan tinggi teaflavin dan tearubigin — antioksidan kuat yang membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif.
- Efek menghangatkan: Fermentasi penuh dan sifat “hangat” (性溫) menjadikan Hong Yu minuman musim dingin yang ideal, membantu meningkatkan sirkulasi darah dan termoregulasi.
- Dukungan pencernaan: Merangsang sekresi enzim pencernaan, membantu pemecahan lemak. Teh merah secara tradisional direkomendasikan setelah makan berat.
- Aksi antibakteri dan anti-inflamasi: Polifenol memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri patogen dan mengurangi proses peradangan.
- Dukungan sistem kardiovaskular: Dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan elastisitas pembuluh darah.
- Penguatan jaringan tulang: Senyawa polifenol teh merah dapat menghambat aktivitas osteoklas (sel perusak jaringan tulang), yang bermanfaat untuk pencegahan osteoporosis.
9. Penyeduhan:
-
Suhu air: 90–95°C.
-
Jumlah teh: 5 g per 150 ml air (metode gongfu); 3–4 g per 200–250 ml (metode Eropa).
-
Alat seduh: Gaiwan porselen (蓋碗) — pilihan optimal untuk mengeluarkan aroma kayu manis-mint sepenuhnya. Teko porselen — alternatif yang baik. Teko Yixing cocok, tetapi tanah liat netral lebih disukai agar tidak meredam aroma unik.
-
Proses (metode gongfu):
- Panaskan gaiwan dan chahai dengan air mendidih.
- Masukkan 5 g teh, hirup aromanya — aroma khas kayu manis dan mint seharusnya sudah terasa pada daun kering.
- Tuangkan air 90–95°C, segera buang (pembilasan, 洗茶) — membangunkan daun.
- Seduhan pertama: 10–15 detik. Sudah pada seduhan pertama aroma mint-kayu manis muncul.
- Seduhan kedua–keempat: 10–20 detik.
- Seduhan kelima–ketujuh: 20–40 detik, dinaikkan seiring melemahnya rasa.
- Hong Yu dapat bertahan 5–7 seduhan dengan metode gongfu.
-
Seduhan dingin: Sangat cocok. 5 g per 500 ml air, 6–8 jam di lemari es. Komponen mint menguat pada seduhan dingin, menciptakan minuman musim panas yang menyegarkan.
-
Dengan susu: Hong Yu adalah salah satu teh Taiwan terbaik untuk teh susu. Struktur yang kuat, tubuh padat, dan aroma kayu manis-mint tidak hilang di balik susu. Disarankan penyeduhan yang lebih pekat (7–8 g per 150 ml, 30–40 detik).
10. Penyimpanan:
- Kondisi: Tempat kering, sejuk, gelap. Wadah kedap udara.
- Suhu: Ruangan (15–25°C). Tidak memerlukan lemari es.
- Masa simpan: 2–3 tahun dalam kondisi yang tepat. Optimal dikonsumsi dalam 18 bulan pertama.
- Musuh teh: Kelembapan, cahaya, oksigen, suhu tinggi, bau asing.
11. Harga dan Pemalsuan:
-
Kategori harga: Hong Yu dari daerah Yuchi termasuk segmen premium teh merah Taiwan. Harga Hong Yu asli dari tepian Danau Matahari dan Bulan berkisar antara 600 hingga 2000 NT$ per liang (37,5 g), setara dengan sekitar 1600–5300 NT$ per 100 g. Produk dari daerah lain (Hualien, Taitung) — lebih murah, tetapi dengan profil aromatik yang kurang menonjol.
-
Cara menghindari pemalsuan:
- Periksa asal: Hong Yu yang paling bernilai berasal dari Yuchi (魚池鄉). Perhatikan label ketertelusuran produksi (產銷履歷) dan sertifikat Asosiasi Teh Merah Danau Matahari dan Bulan.
- Cari aroma khas: Hong Yu asli memiliki aroma kayu manis dan mint yang jelas dan mudah dikenali bahkan pada daun kering. Jika aroma ini tidak ada — kemungkinan itu adalah kultivar lain (misalnya Tai Cha No. 8 atau varietas Assam).
- Nilai warna daun: Kilau ungu pada daun kering adalah ciri khas Hong Yu yang tidak dimiliki pemalsuan dari varietas lain.
- Perhatikan bulunya: Hong Yu adalah salah satu dari sedikit teh merah daun besar dengan bulu minimal. Jika daun ditutupi bulu emas tebal — kemungkinan besar itu adalah varietas lain.
- Jangan percaya label “Sun Moon Lake”: Indikasi geografis “Danau Matahari dan Bulan” tidak memiliki perlindungan ketat; label dapat ditempelkan pada teh dari daerah lain.
12. Fakta Menarik:
- Setengah abad dari ide hingga nama: Pemuliaan Hong Yu memakan waktu lebih dari 50 tahun — dari persilangan pertama pada era Jepang hingga pendaftaran resmi pada tahun 1999. Ini adalah salah satu proyek pemuliaan terlama dalam sejarah industri teh.
- Endemik di dunia teh: Hong Yu hanya ada di Taiwan. Komponen jantannya — Camellia formosensis — adalah endemik Taiwan, tidak ditemukan di tempat lain di dunia. Hal ini menjadikan Hong Yu kultivar yang benar-benar unik tanpa tandingan.
- Teh paling Tionghoa di antara teh Barat: Hong Yu adalah teh merah daun utuh yang, berbeda dengan kebanyakan teh hitam “Barat” (BOP, CTC), ditujukan untuk metode penyeduhan tradisional Tiongkok (工夫泡, gōngfu pào) dalam alat porselen. Ia tidak dipotong atau dihancurkan — ini adalah teh merah “Timur” daun utuh dengan akar “Barat”.
- Danau Matahari dan Bulan — tempat lahir teh Taiwan: Selain Hong Yu, daerah Danau Matahari dan Bulan terkait dengan serangkaian varietas bernomor “台茶”. Danau ini adalah tempat sakral bagi suku asli Thao (邵族, Shāozú) dan salah satu tujuan wisata utama Taiwan.
- Kayu manis tanpa kayu manis, mint tanpa mint: Senyawa aromatik yang menghasilkan aroma kayu manis dan mentol pada Hong Yu tidak ada hubungannya dengan kayu manis (Cinnamomum) dan mint (Mentha) — mereka disintesis oleh tanaman teh itu sendiri. Ini adalah contoh evolusi aromatik konvergen di dunia tumbuhan.
13. Varietas Teh Merah Danau Matahari dan Bulan:
Selain Hong Yu (Tai Cha No. 18), di bawah merek “Teh Merah Danau Matahari dan Bulan” (日月潭紅茶) diproduksi teh dari beberapa kultivar:
- Tai Cha No. 18 «Hong Yu» (紅玉): Unggulan. Aroma mint-kayu manis, rasa kuat, kilau ungu daun.
- Tai Cha No. 8: Profil “Assam” yang lebih klasik — malt, cokelat hitam, prune. Tanpa aroma mint-kayu manis. Sering digunakan untuk kategori massal dan teh susu.
- Tai Cha No. 21 «Hong Yun» (紅韻): Terdaftar pada 2008. Memiliki aroma elegan dengan aroma bunga jeruk dan mawar. Lebih halus daripada Hong Yu.
- Teh gunung Taiwan (台灣山茶): Spesies liar, dipanen terbatas. Menghasilkan profil “liar” yang tidak biasa dengan aroma herbal dan kayu.
- Varietas Assam (阿薩姆種): Keturunan langsung varietas Assam India yang dibawa pada era Jepang. Kuat, malt, dengan astringensi yang jelas.
14. Perbandingan dengan Teh Merah Lainnya:
-
Ālǐshān Hóng Chá (阿里山紅茶): Teh hitam gunung tinggi Taiwan dari kultivar oolong berdaun kecil. Lebih lembut, manis, dengan “aftertaste tenggorokan” dan kesegaran pegunungan, tetapi tanpa aroma mint-kayu manis dan struktur kuat Hong Yu.
-
Diān Hóng (滇紅, Dian Hong): Teh hitam daun besar Yunnan. Keduanya kuat, penuh, berdaun besar, tetapi Dian Hong cenderung pada profil cokelat-rempah, sementara Hong Yu pada mint-kayu manis. Dian Hong biasanya lebih lembut dan manis; Hong Yu lebih terstruktur.
-
Assam FTGFOP (India): “Saudara genetik” langsung (leluhur Assam yang sama). Assam India — malt, kuat, dengan astringensi yang jelas, ideal untuk teh susu. Dengan kekuatan yang sebanding, Hong Yu memiliki profil aromatik yang jauh lebih kompleks dan aftertaste yang panjang.
-
Qí Mèn Hóng Chá (祁門紅茶): Berdaun kecil, halus, dengan aroma bunga-buah. Kebalikan sepenuhnya dari Hong Yu yang berdaun besar, kuat, dan mint-kayu manis. Dunia yang berbeda dalam satu kategori.
-
Ying Hong No. 9 (英紅9號): Teh hitam daun besar Guangdong. Keduanya keturunan leluhur Yunnan/Assam, tetapi Ying Hong No. 9 memiliki aroma khas ubi jalar dan profil madu-malt, sementara Hong Yu dengan keunikan mint-kayu manisnya.
Kesimpulan:
Hong Yu adalah teh yang membutuhkan setengah abad untuk lahir, dan hanya beberapa tahun untuk menaklukkan dunia. Di dalamnya bertemu kekuatan Burma dan keanggunan liar Taiwan, kekuatan Assam dan kesegaran mentol, kemurahan tropis tepian Danau Matahari dan Bulan, serta ketelitian ilmiah para pemulia Taiwan. Aroma khasnya — kayu manis dan mint dalam satu cangkir — tidak ada bandingannya di antara ribuan varietas Camellia sinensis, maupun di antara teh yang diberi aroma buatan. Hong Yu adalah teh bagi mereka yang menghargai yang tak tergantikan, bagi mereka yang percaya bahwa keunikan sejati lahir bukan di departemen pemasaran, melainkan dalam keheningan laboratorium, dalam kesabaran pemulia, dan dalam kemurahan bumi.