new.thetea.app · sampling channel Encyclopedia · School · Atlas · Pu-erh · Equipment EN · RU · · · · FR · ES · AR · DE · JA · KO
+61 more
new.thetea.app Browse all →

home · article

Gān Jie Chá

Gān jie chá · 柑桔茶

Ada beberapa teknologi utama produksi Gān Jie Chá:

  • Jenis: Tergantung pada dasar. Bisa berupa teh gelap (Hēi Chá), teh merah (Hóng Chá), teh hijau, teh putih, atau pu’er (Shú atau Shēng) yang ditambahkan jeruk, atau teh yang diletakkan di dalam buah. Bisa juga berupa infus herbal dari kulit jeruk kering.
  • Kategori: Teh beraroma, teh buah, teh dengan tambahan.
  • Asal: Tradisi menambahkan jeruk ke dalam teh memiliki akar panjang di Tiongkok. Terutama populer adalah kombinasi teh hitam dan jeruk di provinsi Guǎngdōng (广东, Guǎngdōng). Teh yang diletakkan di dalam buah yang dilubangi juga merupakan kategori teh yang populer, termasuk misalnya “Dà Hóng Gān” (大红柑) – teh merah yang diletakkan di dalam jeruk yang dilubangi, dan “Xiǎo Qīng Gān” (小青柑) – teh yang diletakkan di dalam jeruk mandarin hijau yang dilubangi.
  • Koordinat geografis: Tergantung asal teh dasar dan jeruk.

2. Sejarah dan Makna Budaya:

  • Sejarah: Tidak diketahui pasti kapan tepatnya di Tiongkok mulai menambahkan jeruk ke dalam teh, tetapi praktik ini diperkirakan telah berlangsung selama beberapa abad. Kulit jeruk kering (Chénpí – 陈皮) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

  • Nama:

    • “Gān Jiē” (柑桔/柑橘) – nama umum untuk jeruk, termasuk jeruk mandarin, jeruk manis, sitrun, dan lainnya.
    • “Chá” (茶) – teh.
  • Makna budaya: Teh dengan jeruk merupakan minuman populer di Tiongkok, terutama di wilayah selatan. Minuman ini dianggap menyegarkan, baik untuk pencernaan, dan kaya akan vitamin C. Teh yang ditempatkan di dalam buah juga memiliki fungsi estetis.

3. Deskripsi Botani dan Bahan Baku:

  • Teh: Jenis teh yang digunakan sebagai dasar bisa bermacam-macam:
    • Teh gelap (Hēi Chá): Paling sering adalah Shú Pu’er, lebih jarang Shēng Pu’er.
    • Teh merah (Hóng Chá): Berbagai jenis teh merah.
    • Teh hijau: Lebih jarang ditemukan.
    • Teh putih: Juga digunakan, tetapi lebih jarang.
    • Lainnya: Kadang-kadang ditemukan oolong dengan tambahan jeruk.
  • Jeruk: Untuk aroma dan sebagai “wadah” untuk teh digunakan berbagai jenis jeruk:
    • Jeruk mandarin (Citrus reticulata): Berbagai varietas, termasuk yang hijau (belum matang) dan yang matang.
    • Jeruk manis (Citrus sinensis): Berbagai varietas, termasuk “Dà Hóng” (大红) yang berarti “merah besar”, tetapi merujuk pada varietas jeruk.
    • Sitrun “Tangan Buddha” (Citrus medica var. sarcodactylis): Lebih jarang digunakan, tetapi memberikan aroma unik pada teh.
    • Pomelo (Citrus maxima): Kadang-kadang digunakan untuk membuat “bom teh” berukuran besar.
    • Bergamot (Citrus bergamia): Lebih jarang, tetapi bisa digunakan untuk aroma.
    • Lemon (Citrus limon): Biasanya digunakan dalam bentuk kering (irisan, kulit).
  • Panen: Waktu panen teh tergantung pada jenisnya. Jeruk dipanen saat matang.
  • Persyaratan bahan baku: Kualitas daun teh dan jeruk sangat penting.

4. Terroir dan Karakteristik Penanaman:

  • Wilayah: Tergantung asal teh dasar dan jeruk. Provinsi-provinsi selatan Tiongkok (Guǎngdōng, Fújiàn, Yúnnán) merupakan pemasok utama baik teh maupun jeruk.
  • Iklim: Subtropis atau tropis, dengan musim dingin yang hangat dan musim panas yang panas.

5. Teknologi Produksi:

Ada beberapa teknologi utama produksi Gān Jie Chá:

  • Teh di dalam buah:

    1. Persiapan buah: Bagian atas jeruk (mandarin, jeruk manis, pomelo) dipotong, daging buah dikeluarkan dengan hati-hati, dan buah itu sendiri dikeringkan sedikit.
    2. Pengisian: Teh (paling sering Shú Pu’er, lebih jarang jenis lain) dimasukkan ke dalam buah yang telah disiapkan.
    3. Penutupan: Lubang ditutup dengan bagian atas yang dipotong atau dibiarkan terbuka.
    4. Pengeringan/Fermentasi: Buah dengan teh di dalamnya diproses lebih lanjut:
      • Pengeringan: Dapat dilakukan di bawah sinar matahari, di dalam oven, atau di lemari pengering. Selama proses pengeringan, teh menyerap aroma buah.
      • Fermentasi: Dalam kasus Shú Pu’er yang ditempatkan di dalam buah, proses fermentasi berlanjut, dipengaruhi oleh iklim mikro di dalam buah.
    5. Penyimpanan: Produk jadi disimpan di tempat kering dan sejuk. Kadang-kadang teh sengaja disimpan selama beberapa tahun untuk meningkatkan rasa dan aroma.
  • Teh dengan tambahan jeruk kering:

    1. Persiapan jeruk: Buah dicuci, dipotong iris-iris, lingkaran, atau diambil kulitnya, lalu dikeringkan.
    2. Pencampuran: Irisan, lingkaran, atau kulit yang dikeringkan ditambahkan ke teh jadi (teh merah, hijau, putih, oolong) dalam proporsi tertentu.
    3. Penyimpanan: Campuran disimpan dalam wadah kedap udara agar teh menyerap aroma jeruk.
  • Aromatisasi: Dalam beberapa kasus, teh dapat diaromatisasi dengan minyak esensial jeruk atau aromatisasi alami lainnya.

6. Karakteristik Organoleptik:

Karakteristik organoleptik Gān Jie Chá tergantung pada jenis teh dasar, jenis jeruk, teknologi produksi, dan tingkat penuaan (jika ada).

  • Penampilan:

    • Teh di dalam buah: Buah kering utuh (jeruk mandarin, jeruk manis, pomelo) dengan daun teh di dalamnya. Ukuran dan warna buah tergantung pada jenisnya.
    • Teh dengan tambahan: Campuran daun teh dengan potongan kulit kering atau irisan jeruk.
  • Aroma: Aroma jeruk yang cerah dan kaya (mandarin, jeruk manis, bergamot, lemon, dll.), bercampur dengan aroma teh. Mungkin terdapat nuansa manis, pedas, kayu.

  • Rasa: Tergantung pada jenis teh. Biasanya terdapat rasa asam jeruk yang jelas, manis, serta nuansa rasa khas teh dasar (sepat, kayu, kacang, bunga, dll.).

  • Warna seduhan: Tergantung pada jenis teh. Bisa dari kuning muda (teh hijau) hingga coklat tua (Shú Pu’er). Seringkali memiliki nuansa oranye atau kemerahan yang berasal dari kulit jeruk.

  • Ampas teh: Tergantung pada jenis teh.

7. Komposisi Kimia:

Selain zat-zat yang khas untuk jenis teh dasar (polifenol, asam amino, alkaloid, vitamin, mineral), Gān Jie Chá mengandung:

  • Minyak esensial jeruk: Limonene, sitral, dll., yang memberikan aroma khas.
  • Vitamin C: Kulit jeruk mengandung banyak vitamin C.
  • Flavonoid: Terdapat baik dalam teh maupun jeruk.
  • Asam organik: Asam sitrat, asam malat, dll.

8. Khasiat:

Khasiat Gān Jie Chá ditentukan oleh kombinasi sifat teh dasar dan jeruk yang ditambahkan:

  • Efek tonik: Tergantung pada jenis teh dasar.
  • Aktivitas antioksidan: Memperlambat proses penuaan, melindungi sel dari kerusakan.
  • Memperkuat kekebalan: Berkat vitamin C dan zat bermanfaat lainnya.
  • Memperbaiki pencernaan: Jeruk dan beberapa jenis teh (misalnya, pu’er) merangsang pencernaan.
  • Efek menghangatkan/menyegarkan: Tergantung pada jenis teh dasar.
  • Efek melawan pilek: Berkat vitamin C dan minyak esensial.
  • Manfaat untuk sistem pernapasan: Minyak esensial jeruk dapat meringankan pernapasan.
  • Meningkatkan suasana hati: Aroma jeruk yang cerah menyegarkan dan membangkitkan semangat.

9. Penyeduhan:

  • Suhu air: Tergantung pada jenis teh dasar. Untuk teh hijau – 75-85°C, untuk teh merah – 90-95°C, untuk Shú Pu’er – 95-100°C.

  • Jumlah teh: Tergantung pada jenis teh dan preferensi. Biasanya 3-5 gram per 150-200 ml air. Untuk teh di dalam buah – 1 buah per teko/gaiwan.

  • Peralatan: Gaiwan, teko tanah liat, teko kaca, peralatan porselen.

  • Proses:

    • Untuk teh di dalam buah: Diseduh mirip dengan Shú Pu’er (atau jenis teh lain yang ada di dalamnya). Dapat direndam, dapat diseduh dengan cara diseduh berkali-kali. Kadang-kadang buah dipecahkan sedikit terlebih dahulu untuk memudahkan penyeduhan.
    • Untuk teh dengan tambahan: Tergantung pada jenis teh. Biasanya diseduh seperti teh biasa (hijau, merah, putih), tetapi dengan waktu seduh yang sedikit lebih singkat agar jeruk tidak mendominasi rasa teh.

10. Penyimpanan:

Gān Jie Chá harus disimpan di tempat yang kering, sejuk, gelap, dalam wadah kedap udara, jauh dari bau asing. Teh di dalam buah bisa disimpan langsung di dalamnya, tetapi lebih baik ditempatkan dalam wadah kedap udara. 11. Harga dan Pemalsuan:

Harga Gān Jie Chá bisa sangat bervariasi tergantung pada jenis teh dasar, kualitas jeruk, teknologi produksi, ketenaran merek, dan tempat pembelian. Teh di dalam buah biasanya lebih mahal daripada teh dengan tambahan. Cara menghindari pemalsuan:

  • Beli dari penjual terpercaya: Cari toko teh khusus dengan reputasi baik.
  • Perhatikan harga: Harga yang terlalu rendah patut dicurigai.
  • Amati penampilan dengan teliti: Kualitas teh dan buah harus tinggi.
  • Evaluasi aroma: Aroma harus alami, tanpa pewangi buatan.

12. Fakta Menarik:

  • Teh dalam jeruk mandarin/jeruk manis – hadiah populer: Teh seperti ini terlihat sangat menarik dan sering diberikan saat perayaan.
  • Beragam rasa: Perpaduan berbagai jenis teh dengan berbagai jeruk menghasilkan variasi rasa dan aroma yang sangat banyak.
  • Pendekatan kreatif: Beberapa produsen bereksperimen dengan menempatkan teh tidak hanya di dalam jeruk mandarin dan jeruk manis, tetapi juga di buah lain, misalnya, dalam jeruk bali, jeruk nipis, dan bahkan labu.

Kesimpulan:

Gān Jie Chá adalah sekelompok produk teh yang beragam yang disatukan oleh penggunaan jeruk sebagai tambahan atau “kemasan”. Bisa berupa teh di dalam buah yang dilubangi atau sekadar campuran teh dengan irisan atau kulit kering. Rasa, aroma, metode penyeduhan, dan khasiat teh ini bergantung pada jenis teh dasar dan jeruk yang digunakan. Bagaimanapun juga, Gān Jie Chá adalah produk yang menarik dan lezat yang patut dicoba bagi pecinta teh dan jeruk.